Tabalong – Aksi nyata dalam mendukung ketahanan pangan kembali diperlihatkan oleh Babinsa Koramil 1008-02/Haruai–Upau–Bintang Ara, Serka Sunarno, melalui pendampingan kepada petani melon di Desa Masingai 1, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong. Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan di lahan milik Bapak Setiaji, yang saat ini tengah mengembangkan budidaya tanaman melon, rabu (10/06/2026).
Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui aparat kewilayahan untuk membantu dan memotivasi para petani agar mampu meningkatkan hasil produksi pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga menjadi wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.
Di sela kegiatan, Serka Sunarno mengatakan bahwa budidaya melon memiliki potensi ekonomi yang cukup menjanjikan apabila dikelola dengan baik dan didukung pemanfaatan lahan yang optimal.
“Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang masih belum tergarap atau lahan tidur agar menjadi lahan produktif. Selain mendukung ketahanan pangan, hasilnya juga dapat menambah pendapatan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak hanya bergantung pada petani, tetapi juga memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk pendampingan dan motivasi agar masyarakat semakin bersemangat dalam mengembangkan usaha pertanian.
Sementara itu, Bapak Setiaji mengaku senang dan terbantu dengan adanya pendampingan dari Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus mengembangkan usaha budidaya melon yang sedang dijalankan.
“Pendampingan dari Pak Babinsa sangat membantu dan memberi semangat kepada kami. Harapannya tanaman melon ini dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal,” ungkapnya.
Melalui kegiatan pendampingan seperti ini, Babinsa Koramil 1008-02/Haruai–Upau–Bintang Ara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih produktif dalam memanfaatkan potensi lahan yang tersedia demi meningkatkan perekonomian keluarga dan desa.(pendim1008tbg).








