Berita utama

HUT Ke-3 Brandal Alif, Arif Yulianto Tegaskan Pengawasan Terhadap Sejumlah Isu di Rembang

M
Media KPK14/6/2026 / 4 min read
♡ 2□ 3528
HUT Ke-3 Brandal Alif, Arif Yulianto Tegaskan Pengawasan Terhadap Sejumlah Isu di Rembang
3.7KTerbaca

Rembang, MediaKPK.com- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Ormas Brandal Alif di Alun-Alun Rembang, Minggu (14/6/2026), tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan kegiatan sosial, tetapi juga panggung penyampaian aspirasi publik. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Brandal Alif Arif Yulianto menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mengawal berbagai isu strategis yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten Rembang.

‎Acara yang berlangsung meriah itu dihadiri anggota Brandal Alif serta masyarakat umum. Berbagai kegiatan sosial dan hiburan turut digelar, mulai dari donor darah, bazar UMKM, senam bersama hingga hiburan musik.

‎Dalam sambutannya, Arif Yulianto menegaskan bahwa Brandal Alif merupakan organisasi yang berdiri secara independen dan tidak berada di bawah kepentingan kelompok maupun pihak tertentu.

‎Menurutnya, peringatan HUT ke-3 Brandal Alif sebenarnya jatuh pada 13 Mei lalu, namun pelaksanaannya baru dilakukan pada Juni karena menyesuaikan persiapan kegiatan. Bertepatan dengan suasana Hari Lahir Pancasila, momentum tersebut digunakan untuk menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah.

‎”Pemkab Rembang masih kita awasi. Brandal Alif masih ada dan akan terus mengawal kepentingan masyarakat,” tegas Arif di hadapan peserta acara.
‎Arif menyebut setidaknya ada beberapa persoalan yang menjadi perhatian organisasinya. Pertama, ia meminta agar kasus BKD yang sempat menjadi sorotan publik segera dituntaskan secara transparan dan memberikan kepastian kepada masyarakat.

‎Selain itu, Brandal Alif juga menyatakan akan terus mengawal sektor pertambangan dan lingkungan hidup yang selama ini menjadi isu penting di Kabupaten Rembang. Menurutnya, aktivitas yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

‎Tidak hanya itu, organisasi tersebut juga menyatakan siap melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran.

‎Sementara itu, terkait program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Arif mengaku menaruh harapan besar terhadap keberhasilannya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

‎”Kita meminta penyelesaian kasus BKD, mengawal sektor tambang dan lingkungan, mengawasi program MBG, serta menunggu kejayaan KDMP. Semua itu akan terus kita kawal demi kepentingan masyarakat Rembang,” ujarnya.

‎Di akhir sambutannya, Arif mengajak masyarakat untuk memaknai Hari Lahir Pancasila sebagai semangat kemerdekaan yang sesungguhnya, yakni keberanian memperjuangkan hak-hak rakyat dan mengawasi jalannya pemerintahan.

‎”Di tahun 2026 ini masyarakat Rembang harus hidup merdeka. Tidak boleh ada rakyat yang merasa terjajah oleh kebijakan-kebijakan yang merugikan. Pancasila harus hadir dalam kehidupan nyata melalui keadilan dan keberpihakan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Slider Berita Terkait

Lihat semua