Berita utama

Kembali Datangkan Tenaga Ahli, Menara Pylon yang Sebelumnya Didatangkan Langsung Didirikan

M
Media KPK7/6/2026 / 4 min read
♡ 2□ 3528
Kembali Datangkan Tenaga Ahli, Menara Pylon yang Sebelumnya Didatangkan Langsung Didirikan
5.7KTerbaca

TANAH LAUT – Pembangunan Jembatan Garuda terus bergerak maju dengan capaian yang semakin menggembirakan. Setelah rangkaian menara pylon berhasil didatangkan ke lokasi pembangunan beberapa waktu lalu, Personel Kodim 1009/Tanah Laut kembali mendatangkan tenaga ahli guna mendukung proses pemasangan dan pendirian struktur utama jembatan tersebut, Minggu (07/06/2026).

Tanpa menunggu waktu lama, rangkaian menara pilon yang telah dipersiapkan langsung didirikan sebagai bagian dari tahapan konstruksi yang sangat penting. Personel yang terlibat dalam kegiatan pembangunan bersama tenaga ahli melaksanakan berbagai persiapan teknis, mulai dari pengecekan titik pemasangan, pemeriksaan kelurusan struktur, hingga memastikan seluruh baut dan komponen pengikat terpasang sesuai spesifikasi.

Tahapan ini dilakukan dengan penuh ketelitian mengingat menara pylon merupakan elemen utama yang nantinya akan menopang sistem kabel sekaligus menjadi ikon dari Jembatan Garuda di Desa Handil Labuan Amas, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut tersebut.

Proses pendirian menara pylon dilakukan secara bertahap menggunakan metode yang telah direncanakan sebelumnya. Dengan memanfaatkan peralatan pendukung dan pengawasan langsung dari tenaga ahli, setiap bagian struktur diangkat, disejajarkan, kemudian dikunci pada titik pemasangannya. Koordinasi yang baik antara personel di lapangan dan tenaga teknis menjadi kunci keberhasilan pekerjaan tersebut sehingga proses dapat berjalan aman dan lancar.

Kehadiran tenaga ahli kembali di lokasi pembangunan merupakan bentuk komitmen untuk menjaga kualitas hasil pekerjaan. Selain memberikan arahan teknis selama proses pemasangan, mereka juga melakukan evaluasi terhadap setiap tahapan yang telah diselesaikan guna memastikan konstruksi memiliki kekuatan dan stabilitas yang sesuai dengan standar perencanaan.

Berdirinya menara pilon menjadi simbol bahwa proyek yang dikerjakan secara gotong royong oleh Personel Kodim 1009/Tanah Laut tersebut terus mengalami kemajuan nyata dari hari ke hari. Setelah sebelumnya melalui serangkaian pekerjaan berat seperti pembuatan pondasi, pemasangan angkur box, pembangunan struktur cakar ayam, hingga pengecoran berbagai komponen pendukung, kini bentuk utama jembatan mulai terlihat jelas. (Pendim 1009/Tla)

Slider Berita Terkait

Lihat semua