Berita utama

Aksi Pelarian Berakhir, Polsek Pabean Cantikan Amankan Pelaku Pencurian Perhiasan Emas Toko UBS

M
Media KPK2/7/2026 / 4 min read
♡ 2□ 3528
Aksi Pelarian Berakhir, Polsek Pabean Cantikan Amankan Pelaku Pencurian Perhiasan Emas Toko UBS
5.8KTerbaca

SURABAYA – Bukannya membantu, malah mengambil kesempatan dalam kesempitan. Seorang cleaning service ditangkap usai mencuri perhiasan emas berupa cincin dan gelang di toko emas UBS, Pasar Atom, Surabaya. Tersangka HL, 36, warga Blitar ini akhirnya diamankan Polsek Pabean Cantikan.

Kapolsek Pabean Cantikan, Kompol Eko Adi Wibowo mengungkapkan, tersangka ditangkap sesaat setelah turun dari kapal. Usai mencuri perhiasan emas milik toko ini ia kabur ke luar pulau “Kami tangkap sesaat setelah tersangka turun dari kapal,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (2/7).

Pencurian perhiasan emas ini bermula ketika tersangka diminta untuk menjaga toko. Saat itu, karyawan toko hendak makan siang. Tersangka yang sudah bekerja selama 10 tahun menjadi cleaning service toko emas ini diminta menjaga sementara di lokasi.

Ternyata, tersangka memanfaatkan ini untuk melancarkan aksinya. Ia membuka laci di bawah kotak kaca kemudian mengambil cincin. Ini dilakukannya dua kali. Cincin dimasukkan ke saku celana kemudian ia duduk kembali untuk menjaga toko.

Ia diketahui juga mengambil gelang dari laci toko tersebut. Aksinya ini baru diketahui pada 26 Mei lalu. Karyawan toko yang mengetahui ada perhiasan yang hilang langsung melaporkan ke atasannya. “Usai mendapat laporan kami langsung melakukan penyelidikan. Saat itu, tersangka sudah tidak masuk kerja dan diketahui berada di Blitar,” ujarnya.
Polisi yang mencurigai tersangka sempat mencari keberadaannya di Blitar. Namun, yang bersangkutan sudah kabur ke luar pulau. Tersangka lari ke Halmahera, Maluku Utara. Hingga akhirnya, pada 23 Juni lalu tersangka diketahui pulang ke Jawa Timur.

Polisi menunggunya, tersangka kemudian ditangkap sesaat setelah turun dari kapal. Ia tidak bisa mengelak dan mengakui jika mencuri perhiasan emas tersebut. “Perhiasan emas ini sudah dijual tersangka dan pengakuannya dijual sekitar Rp 30 juta di Blitar,” ujarnya.(M rosid

Slider Berita Terkait

Lihat semua
Keterangan Kades Kropak Berbeda dengan Informasi di Lapangan, Proyek Jalan Retak Diduga Bersumber dari Banprov Rp150 JutaSinergi Bersih – bersih Pantai, Polres Gresik Wujudkan Indonesia ASRIPolres Blitar bersama Komunitas Pecinta Alam Peringati Hari Bhayangkara ke-80 di Gunung KeludSigit Purnomo Apresiasi Survei Litbang Kompas, Sebut Peningkatan Kepercayaan Publik Cerminkan Polri Semakin Profesional dan Dekat dengan MasyarakatAndika Perkasa Apresiasi Meningkatnya Kepercayaan Publik terhadap Polri, Nilai Hasil Kerja Nyata Kapolri dan JajaranAksi Pelarian Berakhir, Polsek Pabean Cantikan Amankan Pelaku Pencurian Perhiasan Emas Toko UBSBhabinkamtibmas Benowo Dukung Ketahanan Pangan dengan Sambangi Kelompok Tani Budidaya LeleSinergi Tiga Pilar Semakin Kokoh, Koramil 1008-05 Sambangi Polsek Kelua dan Polsek Muara HarusKeterangan Kades Kropak Berbeda dengan Informasi di Lapangan, Proyek Jalan Retak Diduga Bersumber dari Banprov Rp150 JutaSinergi Bersih – bersih Pantai, Polres Gresik Wujudkan Indonesia ASRIPolres Blitar bersama Komunitas Pecinta Alam Peringati Hari Bhayangkara ke-80 di Gunung KeludSigit Purnomo Apresiasi Survei Litbang Kompas, Sebut Peningkatan Kepercayaan Publik Cerminkan Polri Semakin Profesional dan Dekat dengan MasyarakatAndika Perkasa Apresiasi Meningkatnya Kepercayaan Publik terhadap Polri, Nilai Hasil Kerja Nyata Kapolri dan JajaranAksi Pelarian Berakhir, Polsek Pabean Cantikan Amankan Pelaku Pencurian Perhiasan Emas Toko UBSBhabinkamtibmas Benowo Dukung Ketahanan Pangan dengan Sambangi Kelompok Tani Budidaya LeleSinergi Tiga Pilar Semakin Kokoh, Koramil 1008-05 Sambangi Polsek Kelua dan Polsek Muara Harus