Berita utama

Keterangan Kades Kropak Berbeda dengan Informasi di Lapangan, Proyek Jalan Retak Diduga Bersumber dari Banprov Rp150 Juta

M
Media KPK2/7/2026 / 4 min read
♡ 2□ 3528
Keterangan Kades Kropak Berbeda dengan Informasi di Lapangan, Proyek Jalan Retak Diduga Bersumber dari Banprov Rp150 Juta
2.7KTerbaca

PATI, MEDIAKPK.COM – Klarifikasi Kepala Desa (Kades) Kropak, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, terkait proyek rabat beton yang mengalami keretakan memunculkan perbedaan informasi dengan data yang diperoleh MediaKPK.com di lapangan.

‎Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kades Kropak menyampaikan bahwa jalan tersebut bukan merupakan proyek yang dibiayai Dana Desa (DD) maupun bantuan pemerintah.

‎”Ora kok bantuan pemerintah, swadaya masyarakat,” ujar Kades.

‎Ketika ditanya mengenai pelaksana pekerjaan, Kades mengaku dirinya yang mengerjakan proyek tersebut dengan mempekerjakan tenaga kerja.

‎”Sing mborong aku, mas… tak garap, ning aku nyowo tenaga,” katanya.

‎Ia juga menjelaskan keretakan jalan diduga terjadi karena kondisi tanah di wilayah tersebut.

‎”Tanahe Kropak tanah gerak,” ucapnya.

‎Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun MediaKPK.com dari warga di lokasi, proyek tersebut disebut merupakan pekerjaan yang bersumber dari Dana Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai Rp150 juta. Warga juga menunjukkan papan informasi proyek yang mencantumkan sumber anggaran Banprov, pelaksana TPK Desa Kropak, serta metode pelaksanaan secara swakelola.

‎Menindaklanjuti informasi tersebut, MediaKPK.com kembali meminta konfirmasi kepada Kades melalui WhatsApp dengan menyampaikan informasi yang diperoleh dari warga bahwa proyek itu diduga berasal dari Banprov.

‎Menanggapi hal tersebut, Kades mengirimkan tangkapan layar data Banprov 2026 dan meminta agar pembahasan dilakukan secara langsung.

‎”Sek ketmu wae, gak sah WA, tak omongi,” tulisnya.

‎Dalam percakapan WhatsApp selanjutnya, Kades juga menyampaikan bahwa proyek tersebut mengalami kegagalan.

‎”Gagal total proyek iku.”

‎”Aq kapusan.”

‎”Terpaksa dwet deso karo dwetku.”

‎Saat MediaKPK.com mengingatkan bahwa sebelumnya Kades menyebut proyek tersebut merupakan swadaya masyarakat, Kades tidak memberikan penjelasan lebih lanjut dan hanya menjawab singkat.

‎”Tak enggo njijoli.”

‎Di akhir percakapan, MediaKPK.com menyampaikan bahwa pemberitaan akan dimuat sesuai dengan keterangan yang telah diberikan.

‎”Kalau saya selaku media tetap saya beritakan sesuai keterangan panjenengan.”

‎Kades kemudian menjawab, “Monggo.”

‎Hingga berita ini diterbitkan, terdapat perbedaan antara keterangan awal Kades yang menyebut proyek tersebut merupakan swadaya masyarakat dengan informasi yang diperoleh MediaKPK.com di lapangan berupa papan informasi proyek yang mencantumkan sumber anggaran berasal dari Banprov Tahun Anggaran 2026 senilai Rp150 juta. MediaKPK.com tetap membuka ruang hak jawab apabila Pemerintah Desa Kropak ingin memberikan penjelasan atau dokumen tambahan terkait proyek tersebut.

Slider Berita Terkait

Lihat semua
Keterangan Kades Kropak Berbeda dengan Informasi di Lapangan, Proyek Jalan Retak Diduga Bersumber dari Banprov Rp150 JutaSinergi Bersih – bersih Pantai, Polres Gresik Wujudkan Indonesia ASRIPolres Blitar bersama Komunitas Pecinta Alam Peringati Hari Bhayangkara ke-80 di Gunung KeludSigit Purnomo Apresiasi Survei Litbang Kompas, Sebut Peningkatan Kepercayaan Publik Cerminkan Polri Semakin Profesional dan Dekat dengan MasyarakatAndika Perkasa Apresiasi Meningkatnya Kepercayaan Publik terhadap Polri, Nilai Hasil Kerja Nyata Kapolri dan JajaranAksi Pelarian Berakhir, Polsek Pabean Cantikan Amankan Pelaku Pencurian Perhiasan Emas Toko UBSBhabinkamtibmas Benowo Dukung Ketahanan Pangan dengan Sambangi Kelompok Tani Budidaya LeleSinergi Tiga Pilar Semakin Kokoh, Koramil 1008-05 Sambangi Polsek Kelua dan Polsek Muara HarusKeterangan Kades Kropak Berbeda dengan Informasi di Lapangan, Proyek Jalan Retak Diduga Bersumber dari Banprov Rp150 JutaSinergi Bersih – bersih Pantai, Polres Gresik Wujudkan Indonesia ASRIPolres Blitar bersama Komunitas Pecinta Alam Peringati Hari Bhayangkara ke-80 di Gunung KeludSigit Purnomo Apresiasi Survei Litbang Kompas, Sebut Peningkatan Kepercayaan Publik Cerminkan Polri Semakin Profesional dan Dekat dengan MasyarakatAndika Perkasa Apresiasi Meningkatnya Kepercayaan Publik terhadap Polri, Nilai Hasil Kerja Nyata Kapolri dan JajaranAksi Pelarian Berakhir, Polsek Pabean Cantikan Amankan Pelaku Pencurian Perhiasan Emas Toko UBSBhabinkamtibmas Benowo Dukung Ketahanan Pangan dengan Sambangi Kelompok Tani Budidaya LeleSinergi Tiga Pilar Semakin Kokoh, Koramil 1008-05 Sambangi Polsek Kelua dan Polsek Muara Harus